Skip to main content
Agen Sbobet - UEFA Hukum Eric Baily Terlalu Berlebihan

Agen Sbobet – UEFA Hukum Eric Baily Terlalu Berlebihan

Agen Sbobet – UEFA hukum Eric Baily tidak bisa bermain di 3 laga, setelah dia di ganjar kartu merah. Saat leg ke dua di Semi-Final Eropa League musim 2016/17. Jose Mourinho sebagai manajer Manchester United, menilai UEFA hukum Eric Baily terlalu berlebihan. Setelah memberi larangan bermain sebanyak 3 laga, kepada pemain berusia 23 tahun tersebut.

 

Baily mendapat ganjaran kartu merah secara langsung di Semi-Final Liga Eropa, karena sudah memukul John Guidetti dan membuat pemain lain ikut berkelahi. Pada musim lalu Baily sudah di hukum melewatkan pertandingan Final Liga Eropa di musim 2016/17, ketika Man United berhasil unggul dari Ajax Amsterdam. terhadap ganjaran hukuman kartu merah yang di harus di terima pada leg ke dua semi final kontra Celta de Vigo.

 

UEFA hukum Eric Baily terlalu berlebihan menurut Mourinho, sebab setelah melalui diskusi UEFA masih belum puas membuat larangan tampil di partai final. Pemain team nasional Pantai Gading ini juga akan harus melewatkan 2 laga penting di awal musim 2017/18.

 

Ketika Manchester Uniter harus melakoni laga perdana Champions League musim 2017/18 dan Piala Super UEFA kontra Real Madrid.

 

Ketika konversi pers, Jose Mourinho memberi tanggapan setelah UEFA hukum Eric Baily. “Kalian tau penilaian saya mengenai UEFA, normalnya dengan kompetisi ini dan anda mendapat apa yang diinginkan,” ungkapnya.

 

Setiap pemain harus bisa terima hukuman mereka setelah mendapat kartu merah, baik dengan ekspresi senang ataupun sedih. UEFA hukum Eric Baily untuk tidak bisa mengikuti dalam laga final Liga Eropa, merupakan hal yang sangat berat bagi seorang pemain. Maka Baily seharusnya bisa mendapat pemulihan atau pengampunan untuk memulai musim 2017/18 yang akan datang, sehingga Eric Baily bisa tampil di kompetisi Piala Super Eropa.

 

Pemain center bek Manchester United ini memiliki peran penting dalam team, namun atas hukuman UEFA yang menambah 2 laga lagi. Membuat Baily tidak bisa mengikuti laga perdana penyisihan group Champions League dan Piala Super. “UEFA hukum Eric Baily terlalu berlebihan” ujar Mourinho.

 

Menurut Mourinho, hukuman tidak boleh bertanding di Final Liga Eropa, sudah menjadi hukuman yang sangat berat untuk pemain dan team. Selanjutnya di awal musim 2017/18, Eric Baily harus mengawalinya dengan lanjutan hukuman di musim lalu.

 

UEFA hukum Eric Baily seperti ini menjadi sangat berlebihan. Seharusnya dia bisa mendapat pengampunan untuk mengawali musim.

 

Mantan pemain bek Villareal ini didatangkan Manchester United, dengan mahar sebesar 30 juta poundsterling setara dengan Rp 520 miliar. Selama bergabung Baily membuat catatan bagus, dengan mendapat gelar juara Piala Liga Inggris, Liga Eropa dan Community Shield dari Soccerway.

West Brom Butuh Skuad Anyar, Tony Pulis

Sebagai pelatih West Bromwich Albion, Tony Pulis butuh skuad anyar.  Pelatih yang berasal dari Wales ini menilai, bahwa mereka membutuhkan sosok pemain baru yang bisa memperkuat team, sebagai langkah untuk bisa bertahan di kompetisi terbesar daratan Inggris, Premier League musim 2017/18.

 

Berdasarkan berita yang beredar di pencinta sepak bola, pelatih West Brom Albion tertarik dengan pemain bek asal Mesir yang bermain di Al Ahly. Tony Pulis butuh skuad anyar dan berharap mantan pemain Fiorentina, Ahmed Hegazi mampu menjaga pertahanan dengan baik pada musim depan.

 

Tetapi Tony Pulis butuh skuad anyar yang memiliki kualitas cukup tinggi, sehingga bisa memberikan kontribusi besar kepada West Bromwich Albion.

 

Walaupun Pulis butuh skuad anyar yang memiliki kualitas yang cukup baik, namun Pulis tidak tau siapa pemain yang bisa memberi kontribusi besar untuk team saat ini. Jika sampai akhir bursa transfer Tony Pulis tidak berhasil mendapat pemain baru. Maka pelatih berusia 59 tahun ini harus bisa memaksimalkan skuad yang ada untuk bisa bertahan di kompetisi Premier League.

 

“West Bromwich Albion harus bisa mendatangkan pemain baru, jika ingin menghadapi musim depan” Ungkap Tony Pulis.

 

Meski Pulis butuh skuad anyar, dia bingung siapa pemain yang bisa di ajak bergabung bersama mereka. Menurutnya Hegazi mungkin mau untuk di ajak bergabung dengan West Brom Albion. Namun kehadirannya juga masih belum cukup untuk menolong West Bromwich Albion di kompetisi Premier League 2017/18.

 

Menurut kabar ter-Update Tony Pulis sudah berhasil mendapat jasa Ahmed Hegazi yang bermain di Al Ahly saat ini, dengan kesepakatan melakukan pinjaman dalam waktu yang panjang.

 

Sementara jika Hegazi bisa tampil dengan mengesankan di The Hawthorns Stadium dalam status pemain pinjaman, maka kontrak masa kerjanya akan di permanenkan. Mengingat pemain center bek ini memiliki catatan yang sangat baik.

 

Pemain berusia 25 tahun ini pernah bermain di beberapa club yang bagus. Selain itu Pulis butuh skuad anyar, sehingga dia berharap semoga Ahmed Hegazy bisa menjadi pemain baru yang bisa memberi kontribusi besar kepada West Bromwich Albion.

 

Sebagai pemain yang berstatus pinjaman, dengan opsi kontrak permanen. Jika Ahmed Hagezi bisa membuat pencinta sepak bola merasa terkesan.

 

Selain Ahmed Hagezy yang sudah bergabung, pelatih West Brom ini juga mengincar 2 pemain belakang Manchester United yaitu Phil Jones dan Chris Smalling. Namun niatan ini tidak akan mudah, pasalnya The Red Devil akan mempertahankan bek andalan mereka.

 

Bukan hanya itu saja, jika Jose Mourinho ingin menjual ke 2 anak asuhnya, tentu West Bromwich Albion membutuhkan dana yang besar untuk membawanya ke The Hawthorns.

Wojciech Szczęsny Resmi Bergabung Dengan Juventus dan Bidik UCL

Penjaga gawang Wojciech Szczęsny akhirnya secara resmi diperkenalkan sebagai pemain anyar Juventus untuk musim kompetisi 2017-2018  yang akan dimulai beberapa waktu mendatang.

 

Penjaga gawang Wojciech Szczęsny pn langsung mentargetkan bisa memenangkan Liga Champions Eropa bersama dengan kesebelasan juventus. Diriya bergabung dengan Juventus setelah selesai menjalani tes medis pada hari Selasa tanggal 18/7/2017 kemarin. Kiper yang saat ini berusia 27 tahun tersebut resmi diperkenalkan pihak klub di markas Juventus pada hari Rabu (19/7/2017) waktu setempat.

 

Kubu Juventus sendiri harus menyiapkan dana mencapai sepuluh juta Euro untuk Arsenal guna bisa mendatangkan Penjaga gawang Wojciech Szczęsny. Juventus bisa saja membayar lebih mahal 2 juta Euro lebih jika saja sang kiper yang musim kemarin bermain untuk AS R oma tersebut mampu capai beberapa target yang telah ditetapkan didalam kontraknya.

 

“Aku bangga bisa bergabung dengan Juve. Jika anda bergabung dengan Juve, itu dikarenakan anada merupakan pemain pilihan. Aku tak ragu ketika hendak bargabung dengan tim ini,” ucap Penjaga gawang Wojciech Szczęsny saat sesi perkenalannya sebagai pemain anyar Juventus.

 

“Aku siap guna menghadapi tantangan ini. Juve merupakan pilihan paling baik untuk karirku. Aku ingin menjadi juara Liga Champions,” tambah Penjaga gawang Wojciech Szczęsny.

 

Penjaga gawang Wojciech Szczęsny sudah mengungkapkan ambisi-ambisinya seperti ingin juara Liga Champions Eropa dan setela bergabung dengan Juventus, menurut dirinya hal ini merupakan sebuah langkah yang maju.

 

Penjaga gawang Wojciech Szczęsny sebelum beragung dengan Juventus dengan kontrak emapat tahun ini, dirinya terlebih dahulu bermain di Liga Italia bersama dengan AS Roma. Ia bersama AS Roma berhasil mencatatkan 22 clean sheet dari 72 laga yang dilakoninya bersama dengan Juventus di Liga Italia Serie-A.

 

Di Juventus sendiri dirinya akan menggunakan nomor punggung 23 dan akan ditunjuk menjadi pelapis kiper utama Juve, Gianluigi Buffon selama satu musim. Seusai Buffon pensiun pada musim depan, ia akan dipercaya menjadi penjaga gawang utama di Allianz Arena (Markas Juventus).

 

“Ia (Gianluigi Buffon) merupakan seorang pemimpin didalam dan juga luar lapangan dan aku berpikir aku dapat benar-benar berkembang dengan bekerja dengan dia.”

 

“Aku ingin belajar banyak di Juventus. Juventus memilihku. Ini merupakan tempat yang pas untukku. Aku ingin menang dan terus memperbaiki diriku dan tim ini mempunyai mentalitas yang pas supaya aku bisa melakukan hal tersebut.”

 

“Ini merupakan sebuah langkah maju yang besar didalam karirku dan aku siap guna menerima tantangan juga memperjuangkan hal-hal besar,” kata kiper Wojciech Szczęsny.

 

Jadi akan sangat menarik menantikan kiprah Wojciech Szczęsny di tim sekelas Juventus. Apakah dirinya mampu menyamai atau menggantikan dengan baik posisi Buffon nanti jika dirinya memutuskan untuk pensiun, mari kita nantikan perjalanan Wojciech Szczęsny di Juventus.

Social media & sharing icons powered by UltimatelySocial